Postingan

Muhasabah Cinta

Wahai pemilik nyawaku, betapa lemah diriku ini, berat ujian dari-Mu, kupasrahkan semua pada-Mu. Tuhan, baru ku sadar, indah nikmat sehat itu, tak pandai aku bersyukur, kini ku harapkan cinta-Mu. Kata-kata cinta terucap indah, mengalir berdzikir dikidung doaku. Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku. Butir-butir cinta air mataku, teringat semua yang Kau beri untukku. Ampuni khilaf dan salah selama ini, ya ilahi. Muhasabah cintaku. Tuhan, kuatan aku, lindungiku dari putus asa. Jika aku harus mati, pertemukan aku dengam-Mu. -lagu ini selalu jadi pengingat dikala aku merasa sepi dan lemah. Remember Allah never leave us-

Catatan Pertama di Bulan Desember.

Suatu hari, aku bercerita pada sang Bunda. Bunda, aku jatuh cinta! Tapi di hari lain, aku berlari sesenggukan ke dalam pelukannya. kenapa nak? Bunda, aku terluka. Tangannya lembut membelai kepalaku yang tertutup hijab. "Tak apa" ucapnya menenangkan. "Suatu hari akan ada yang datang membawa cinta tanpa harus memberi luka, padamu, anakku tercinta" "...." aku hanya menangis. "Menangis saja, tak apa" Bunda terus mengusap kepalaku. "...." "Akan ada pria yang membawa bahagia untuk wanita paling istimewa" Dan air mataku tak mau berhenti mengalir malam itu. Terima kasih Bunda.

Mengingatmu.

1. Dengan mengingatmu, pertahananku untuk tidak jatuh lagi menjadi goyah. Aku benci, tapi masih ingin mengingatmu. 2. Awalnya, aku kira mudah, untuk sekedar tidak meluangkan waktu dan berlama-lama dengan sesuatu tentang kamu, tapi aku salah, karena ingatan tentang kamu selalu menyelinap di sela acuhku. 3. Kadang, hanya tanpa sengaja aku tiba-tiba mengingatmu, membiarkan diriku seketika mengkhawatirkan apapun yang menyangkut kamu. 4. Tidak ada baiknya, memori tentang kamu hanya menjadi sakit yang tak berpenawar, itu menyiksa. 5. Walaupun aku jatuh cinta padamu, aku tidak akan memaksa kamu untuk tinggal dihatiku, itu janjiku. 6. Jika kamu ingin pergi, pergi saja! Tapi, boleh aku minta satu hal? Sebelum aku lupa memintanya. Lain kali, kalau kamu mendapatiku masih dalam ingatan yang sama, ajari aku, untuk berhenti mengingat apapun yang menyangkut kamu. 7. atau, kamu tidak usah lagi datang dalam kehidupanku, meski hanya di sela. Menjauhlah. 8. Mungkin, sesaknya memerlukan wakt...

Beda.

Mungkin, kamu memang tidak tahu. Rasanya sakit sekali saat kau mulai mengacuhkan ku. Mungkin, kamu memang tidak tahu. Senyumnya hanya ku paksakan agar kelihatannya baik-baik saja. Mungkin, kamu memang tidak tahu. Aku yang hanya pura-pura tak peduli daripada harus sesak melihat ketidak pedulianmu. Iya, mungkin kamu memang tidak tahu. atau pahitnya, bisa saja kamu tahu, tapi lebih memilih untuk pura-pura tidak tahu. Aku merasa bodoh. Karena, aku berharap sesuatu yang baik terjadi untuk kita. Hanya aku sajakah? Aku bahkan tidak bisa meyakinkan hal itu, karena terkadang aku melihat beda dari cara mu saat bersamaku dan saat kita tak bersama. Beda.

ONE OK ROCK - PIERCE

Gambar
Here with you now I am good, still miss you I don’t know what I can do, we can’t be true Mitasareru koto naku futari no kyori Chijimatte iku tabi setsunai Afure dashita omoi tsunoru dake de Ouuh It’s hard for me to say ‘Cuz we, we can see how it’s gonna end But I got my love for you Moshimo konomama kimi wo wasureru koto ga de ki tara Nante omoeba omou hodo ni Kimi wo wasureru koto nante boku ni wa de ki ru hazu mo nakute We always wish tonight could last forever I can be your side I shouldn’t be in your heart Either the time we have spent And I want you to know what the truth is But sometimes it makes me feel so sick Oh no I just can’t say to you , No I won’t O-o-oooh ‘Cuz we, we can see how it’s gonna end But I got my love for you Moshimo konomama kimi wo wasurete shi mattara Nidoto ai suru koto mo nai kana Boku wa hontouni sore de kokoro kara shiawase to ieru kana Yes, we always wish tonight could last forever I can be your side ---- The Meanin...

Indonesia-ku

Apa kabar Indonesia? Kamu sudah kuat, dan akan semakin kuat dengan kumpulan manusia yg keras, keras hati dan serakah. Kamu pasti baik-baik saja, aku selalu bangga pada Indonesia-ku yang bahkan tanpa salah apapun selalu dipersalahkan atas nama "Indonesia"-nya. Bukan, bukan kamu yg salah. tapi manusia yang tamak akan kuasa, tahta dan harta. Tetaplah jadi Indonesia yang luar biasa dan makin kuat, karena nantinya, mulai detik ini dan sampai lima tahun kedepan… Indonesia-ku akan lebih dipenuhi manusia cerdas berhati keras yang mengatasnamakan "persatuan" diatas "kekuasaan". Sincerely, Kaum minoritas yang bahkan memar-nya pun tak terlihat

Aku, hanya ingin mengeluh sebentar.

Beberapa hari terakhir semuanya terasa begitu menguras emosiku. Tidak ada tempat yang nyaman, ya, sepertinya begitu, mungkin. Atau bisa saja aku memang sedang tidak nyaman dengan duniaku saat ini, iya, bisa jadi. Atau aku jenuh? mungkin. Atau aku hanya terlalu banyak mengeluh? baiklah, anggap saja begitu. Jika definsi dari rasa nyaman itu adalah mendapat apa yang kita inginkan, aku setuju, kali ini. Bukan berarti aku tidak bersyukur, tapi, aku hanya sedang ingin mengeluh, iya, mengertilah. Banyak hal yang akhir-akhir ini membuat aku kecewa, termasuk diriku sendiri, kau tahu? itu sangat membuat tidak nyaman dan sangat menyebalkan, sangat! sekali. Jika sudah seperti ini, maka aku akan menuduhmu, dunia, dengan segala sifat kekanakanku. Kamu! iya kamu! kenapa tidak bisa saja terasa nyaman untukku walau hanya satu jam? satu jam saja! aku tidak meminta itu untuk setahun atau bahkan selamanya, tidak, walau ingin, tapi, tidak, aku yakin. Aku memang bukan sang Ratu yang memiliki istana ...